HALMAHERA TENGAH, Foresindonesia – PT Weda Bay Nickel (WBN) kembali menunjukkan komitmennya dalam menciptakan lingkungan kerja yang aman dengan menyelenggarakan sesi safety talk khusus. Safety perusahaan, Rusdianto, secara langsung memaparkan strategi antisipasi dan potensi bahaya saat melaksanakan pekerjaan di ketinggian.
Dalam pemaparannya, Rusdianto menekankan bahwa bekerja di ketinggian memiliki risiko besar, mulai dari jatuh hingga tertimpa material. Oleh karena itu, pemahaman dan kepatuhan terhadap prosedur Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) menjadi hal mutlak yang tidak bisa ditawar.

“Kami memastikan setiap pekerja telah mengikuti pelatihan bekerja di ketinggian dan memiliki sertifikasi kompetensi. Selain itu, penggunaan alat pelindung diri yang tepat, seperti full body harness, serta pemeriksaan anchor point dan alat, wajib dilakukan sebelum memulai pekerjaan,” tegas Rusdianto dalam rilis resmi perusahaan, Rabu (9/10/2025).
Langkah-langkah pencegahan yang dijelaskan Rusdianto mencakup beberapa aspek kritis. Selain kewajiban APD dan sertifikasi, area kerja di ketinggian harus dipagari dan diberi tanda peringatan yang jelas. Sistem izin kerja (work permit) dan prosedur penyelamatan darurat juga harus dipahami seluruh tim.
Kegiatan yang berlangsung di lokasi operasional WBN di Halmahera Tengah ini merupakan bagian dari upaya sistematis perusahaan untuk meminimalisir angka kecelakaan kerja. Dengan meningkatkan kesadaran dan kompetensi pekerja, WBN berharap dapat membangun budaya safety first yang kuat di setiap lini operasional.
“Produktivitas yang tinggi hanya dapat dicapai ketika didukung oleh lingkungan kerja yang aman dan nyaman. Keselamatan adalah fondasi utama,” pungkas Rusdianto menutup sesi. (Tim/FI)
