Atlet Maluku Utara Ukir Prestasi di POPNAS XVII dan PEPARPENAS XI Tahun 2025

JAKARTA,FORES INDONESIA-Prestasi membanggakan kembali ditorehkan para atlet Maluku Utara pada ajang Pekan Olahraga Pelajar Nasional (POPNAS) XVII dan Pekan Paralimpik Pelajar Nasional (PEPARPENAS) XI Tahun 2025 di Jakarta.

Sejumlah cabang olahraga mencatat hasil gemilang, membuktikan komitmen pembinaan atlet muda Maluku Utara terus menunjukkan hasil positif.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Maluku Utara, Saifuddin Djuba, mengatakan bahwa capaian para atlet merupakan hasil kerja keras pelatih, dedikasi atlet, serta dukungan penuh pemerintah daerah terhadap pengembangan olahraga pelajar, termasuk atlet disabilitas.

“Kami sangat mengapresiasi perjuangan para atlet yang tampil di PEPARPENAS maupun POPNAS. Hasil ini adalah wujud semangat juang dan kerja keras mereka membawa nama Maluku Utara di tingkat nasional,” ujar Saifuddin Djuba melalui siaran pers di Jakarta, Kamis (6/11/2025).

Pada cabang tolak peluru F40 putri, atlet Kesya Aradia sukses meraih medali emas setelah mencatat lemparan sejauh 5,87 meter, mengungguli atlet Kalimantan Selatan (5,12 m) dan Jawa Timur (4,98 m).

Sementara di nomor tolak peluru F40–41 putra, Jidan Hanan juga mempersembahkan emas dengan lemparan 7,16 meter, unggul tipis dari Jawa Barat (7,14 m) dan Jawa Tengah (5,47 m).

Selain dua medali emas tersebut, Maluku Utara masih berpeluang menambah perolehan medali pada pertandingan Jumat (7/11).

Atlet yang dijadwalkan tampil di final antara lain Siti Qolimah (tolak peluru putri T20), Sriyanti Abd. Sula (400 m dan 200 m Putri T20), Juan Panelada (200 m Putra T20 dan tolak peluru), serta Sofyan Dati (200  putra T20).

“Kita harapkan besok ada tambahan medali dari nomor-nomor final yang diikuti atlet Maluku Utara,” kata Saifuddin optimistis.

Rangga Ade, Salah satu atlet Maluku Utara penyumbang Medali Perak di ajang PONPAS XVII 2025

Sementara itu, di ajang POPNAS XVII, cabang atletik menyumbang medali perak melalui nomor 400 meter putra atas nama Rangga Ade.

Masih ada sejumlah nomor yang akan dipertandingkan, seperti 1.500 meter putri (Since), estafet 4×100 meter putra, dan tolak peluru putri (Zulfitri).

Pada cabang dayung, atlet Rafli Adlan berhasil finis di urutan keempat babak final.

Dari karate, atlet Nurul Hujaifa Hummah menyumbang medali perunggu di nomor kata, sementara di nomor komite belum berhasil lolos.

Cabang pencak silat juga berpeluang menambah medali dengan empat atlet yang melaju ke babak semifinal dan perempat final, yakni Sitti Hatayah Alting (kelas H putri), Marwan Sahril (kelas G putra), Hifdal (kelas F putra), dan Irmiyanti Kader (kelas E putri).

Di cabang tinju, tiga petinju Maluku Utara, Nazriel Senen (46 kg), Mario Witarsa (51 kg), dan Mubin Moni (48 kg) berhasil melangkah ke babak 16 besar.

Sementara di wushu, atlet Zulfikar Mohdar Tomagola (52 kg) dijadwalkan bertanding di partai 16 besar sore ini.

Saifuddin menegaskan, capaian ini merupakan buah kerja sama solid antara pelatih, atlet, dan pemerintah daerah.

“Kami akan terus mendampingi dan memastikan para atlet mendapat dukungan penuh, baik secara teknis maupun moral. Maluku Utara punya potensi besar untuk bersaing di level nasional,” tegasnya.

Dispora Maluku Utara, lanjut Saifuddin, berkomitmen memperkuat pembinaan atlet pelajar melalui peningkatan sarana latihan, pelatihan pelatih, serta kerja sama dengan kabupaten/kota dan sekolah olahraga.

“Target kami bukan hanya prestasi di tingkat nasional, tetapi juga mencetak generasi atlet berkarakter dan berdaya saing,” tutupnya. (Tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *