TERNATE, FORES INDONESIA-Bagi para petani dan penyuluh pertanian di Kota Ternate, nama Thamrin Marsaoly bukan sekadar mantan Kepala Dinas.
Ia adalah sosok yang hadir sebagai sahabat, pengayom, dan penenang di tengah berbagai tantangan sektor pertanian. Kedekatan itu terbangun selama tujuh tahun kebersamaan, hingga meninggalkan jejak yang tak mudah dilupakan.
Di mata mereka, Thamrin bukan tipe pemimpin yang hanya hadir di balik meja rapat.
Ia kerap turun ke lapangan, menyapa para petani, berkunjung ke kelompok tani, dan mendengar langsung keluhan maupun harapan mereka.
Kepekaannya terhadap masalah-masalah di lapangan membuat para penyuluh merasa dihargai bukan hanya sebagai tenaga teknis, tetapi sebagai bagian penting dari rantai pembangunan daerah.
Ismed, salah satu penyuluh pertanian, menggambarkan Thamrin sebagai “cahaya” bagi para penyuluh. Sebuah ungkapan yang lahir dari pengalaman bekerja bersama sosok yang mengutamakan ketulusan lebih dari sekadar aturan birokrasi.
Menurut para penyuluh, Thamrin adalah pemimpin yang mengajarkan arti pengabdian yang sebenarnya bekerja dengan ikhlas meski di tengah berbagai keterbatasan.
Di saat kondisi sarana minim dan kebutuhan lapangan tidak selalu terpenuhi, Thamrin memilih untuk tidak mengeluh. Ia justru memotivasi para penyuluh untuk tetap menjalankan tugas dengan hati dan dedikasi.
Tak hanya penyuluh, para petani pun merasakan hal yang sama. Banyak di antara mereka yang membangun hubungan emosional dengan Thamrin.
Ia dikenal tidak segan mendengar langsung persoalan petani dan memberi solusi yang realistis. Baginya, pertanian bukan hanya urusan program, tetapi urusan kehidupan masyarakat.
Itulah sebabnya ketika perpisahan digelar di Agrowisata Loto, suasana berubah haru. Pelukan, air mata, dan doa mengalir sebagai simbol bahwa kepergian Thamrin dari Dinas Pertanian bukan sekadar rotasi jabatan, melainkan sebuah kehilangan.
Kini Thamrin Marsaoly telah mengemban amanah baru sebagai Kepala Bappelitbangda. Namun bagi petani dan penyuluh, sosoknya tetap tinggal sebagai pemimpin yang memanusiakan, sahabat yang menenangkan, dan keluarga yang tak pernah putus oleh waktu. (Tim)
