Praktik Judi Sabung Ayam Menggila di Halsel, BARAH Desak Polisi Bertindak Tegas

HALSEL, MALUKU UTARA- Praktik judi sabung ayam di wilayah ini kian meresahkan. Aktivitas ilegal tersebut bahkan berlangsung secara terbuka dan diduga berjalan tanpa hambatan berarti dari aparat penegak hukum.

Berdasarkan pantauan di lapangan, sabung ayam tidak lagi sekadar hiburan tradisional, melainkan telah berkembang menjadi ajang perjudian dengan nilai taruhan yang tinggi. Kegiatan ini kerap digelar di halaman rumah warga dan melibatkan banyak orang.

Salah satu lokasi yang disebut aktif berada di Desa Tomori, kawasan Jalan Baru, Kecamatan Bacan. Di titik tersebut, aktivitas sabung ayam berlangsung rutin dengan perputaran uang yang mencapai jutaan hingga puluhan juta rupiah dalam setiap pertandingan.

Kondisi ini menimbulkan kekhawatiran di tengah masyarakat. Pasalnya, praktik perjudian yang berlangsung secara terbuka berpotensi memicu konflik sosial serta mengganggu keamanan dan ketertiban.

Namun hingga kini, belum terlihat langkah konkret dari Polres Halmahera Selatan untuk menghentikan aktivitas tersebut. Minimnya tindakan ini memunculkan anggapan adanya pembiaran terhadap praktik perjudian yang kian marak.

Sekretaris Barisan Rakyat Halmahera Selatan (BARAH) Rustam Side, menyampaikan keprihatinannya atas situasi tersebut. Ia menilai, jika tidak segera ditindak, praktik judi sabung ayam dapat merusak tatanan sosial masyarakat.

“Praktik judi sabung ayam yang dibiarkan akan menjadi penyakit sosial serius. Aparat harus segera bertindak tegas sebelum dampaknya semakin meluas,” tegas Rustam Side sebagaimana dilansir liputanmalut.com, Minggu (29/3/2026)

Ia mendesak aparat kepolisian untuk tidak tinggal diam dan segera melakukan penindakan tanpa pandang bulu.

Menurutnya, penegakan hukum yang tegas diperlukan untuk memberikan efek jera sekaligus menjaga stabilitas keamanan di wilayah tersebut.

Barah berharap aparat penegak hukum dapat merespons cepat laporan masyarakat dan menertibkan praktik perjudian yang dinilai semakin terang-terangan di tengah kehidupan warga. (Tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *