HALBAR, FORES INDONESIA-Puluhan orang tua/wali murid SMP Negeri 10 Kabupaten Halmahera Barat (Halbar), Maluku Utara, melayangkan protes keras kepada Dinas Pendidikan setempat, Jumat (11/4/2026).
Mereka mendesak Dinas Pendidikan (Diknas) segera mengevaluasi kinerja Kepala Sekolah SMPN 10 Halbar, Hermanus Permata, yang diduga kerap mangkir dari tugas.
Desakan ini mencuat setelah para orang tua mengetahui bahwa kepala sekolah tersebut jarang berada di sekolah, bahkan disebut meninggalkan tempat tugas selama berhari-hari tanpa kejelasan.
Kondisi tersebut berdampak langsung pada aktivitas belajar siswa. Sejumlah siswa, khususnya kelas tiga, dilaporkan mulai sering bolos secara massal dan tidak mengikuti proses belajar mengajar secara optimal.
Padahal, mereka akan menghadapi Tes Kompetensi Akademik (TKA) yang menjadi penentu kelulusan ke jenjang SMA dalam waktu dekat.
“Sekolah seperti tidak punya pimpinan. Anak-anak kami jadi malas masuk karena kepala sekolahnya saja tidak pernah ada. Bagaimana kami tidak marah?” ujar salah satu orang siswa yang enggan disebutkan namanya.
Orang tua menilai, ketidakhadiran kepala sekolah telah melemahkan disiplin dan motivasi siswa. Persiapan ujian yang seharusnya menjadi prioritas justru dinilai tidak berjalan maksimal.
“Kami minta Kadis Pendidikan bertindak tegas, segera evaluasi, kalau terbukti mangkir dan mengabaikan tugas, lebih baik diganti. Jangan sampai satu orang merusak masa depan banyak anak,” tegas orang tua siswa lainnya.
Para orang tua juga mengancam akan menggelar aksi demonstrasi dalam skala lebih besar apabila tuntutan mereka tidak segera direspons oleh Diknas Halbar. (Tim)
