Aliong Mus dan Jejak Senyap Proyek Taliabu: Babak Baru Dimulai

TERNATE, FORES INDONESIA- Tim Penyidik Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Tinggi Maluku Utara mulai menabuh genderang baru dalam kasus dugaan penyimpangan proyek di Pulau Taliabu.

Nama Aliong Mus, mantan bupati dua periode yang lama menjadi poros kekuasaan di daerah itu, kembali dipanggil untuk memberikan keterangan setelah mangkir pada agenda pemeriksaan pertama.

Pemanggilan ulang ini bukan sekadar prosedur administratif. Ada ketegangan yang terasa di balik langkah penyidik, seolah mereka sedang merunut jejak senyap yang selama ini tertutup rapat di Taliabu.

Kasus yang menyeruak belakangan memang memperlihatkan pola proyek-proyek bernilai besar yang ujungnya hilang dalam kabut tanda tanya, diikuti rangkaian pemeriksaan yang mulai menyasar lingkaran kekuasaan lama.

Di internal Kejati, Adpidsus Fajar Haryowimbuko menuturkan bahwa penyidik tengah menautkan keterangan para saksi yang sebelumnya sudah diperiksa.

Nama Aliong dianggap sebagai mata rantai penting dalam konstruksi persoalan, seorang aktor yang mengetahui arus kebijakan dan keputusan yang mengikat proyek-proyek strategis di Taliabu.

Karena itu, ketidakhadirannya pada panggilan pertama langsung mengundang respon cepat, jadwal panggilan kedua disiapkan tanpa menunggu lama.

Dinamika ini sontak membuat suhu politik lokal kembali menghangat. Taliabu, yang beberapa tahun terakhir diramaikan oleh isu anggaran jumbo yang tak selesai tepat waktu, mendadak penuh bisik-bisik. Banyak yang menduga pemanggilan terhadap Aliong akan membuka kotak hitam pendanaan proyek yang selama ini dianggap tak tersentuh.

Nama-nama lain mulai disebut, terutama mereka yang berada di lingkaran loyalis dan birokrasi yang tumbuh kuat selama dua periode kepemimpinannya.

Aliong sendiri belum memberikan pernyataan terbuka. Diamnya mantan orang nomor satu itu semakin menambah spekulasi.

Apakah ia memilih menahan diri sembari menyusun strategi hukum, atau justru sedang menghitung langkah politik yang dapat meredam badai? Apa pun itu, penyidik Kejati Malut tampaknya sudah menyiapkan panggung lanjutan pemeriksaan mendalam yang bisa menentukan arah pengusutan.

Babak baru inilah yang kini mengundang perhatian banyak pihak. Tidak sedikit yang meyakini bahwa penyidik sedang menapaki jalur yang akan menyeret lebih banyak figur.

Sementara di Taliabu, publik menanti dengan cemas: apakah ini permulaan dari pengungkapan besar, atau sekadar gelombang kecil yang akan mereda di tengah jalan?

Yang pasti, langkah Kejati memanggil kembali Aliong Mus menandai bahwa penyelidikan tak lagi berada di tepian. Jejak senyap proyek Taliabu mulai diurai. Dan babak berikutnya, tampaknya, baru saja dimulai. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *