FORES INDONESIA,TERNATE- Sejumlah aktivis yang tergabung dalam Front Pemuda Peduli Infrastruktur (FPPI) Maluku Utara menggelar aksi demonstrasi di depan Kantor Kejaksaan Tinggi (Kejati) Maluku Utara, Kamis (4/9/2025).
Para demonstran mendesak agar Kejati Maluku Utara segera memanggil Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Ternate beserta tiga rekanan proyek, atas dugaan korupsi dalam sejumlah proyek infrastruktur Tahun Anggaran 2024.
Aksi dimulai pukul 10.36 WIT dan berlangsung hingga 11.47 WIT. Dalam orasinya, Koordinator Aksi FPPI, Andi Hi Latif, menyampaikan bahwa tuntutan tersebut didasarkan pada Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) BPK RI Perwakilan Maluku Utara, Nomor: 13.B/LHP/XIX.TER/05/2025, tanggal 26 Mei 2025. LHP itu mengungkap adanya kekurangan volume pada dua pekerjaan belanja modal jalan, irigasi, dan jaringan di Dinas PUPR Kota Ternate dengan total nilai temuan sebesar Rp219.661.950,04.
Salah satu proyek yang disorot adalah Pekerjaan Pemeliharaan Trotoar Dalam Kota Ternate oleh rekanan CV Citra Mandiri dengan nilai pagu Rp1.428.846.855,00. Dalam laporan BPK, ditemukan kekurangan volume sebesar Rp206.076.264,89.
Selain itu, proyek lanjutan pembangunan jalan akses Sulamadaha-Holl dan fasilitas pendukung yang dikerjakan oleh CV HBN dengan nilai kontrak Rp1.119.320.835,00, juga ditemukan kekurangan volume senilai Rp13.585.685,15.
” Kami mendesak Kejati Maluku Utara segera mengusut kasus melakukan pemanggilan dan pemeriksaan terhadap sejumlah pihak yang diduga terlibat dalam kasus ini,” Andi J Latif kepada wartawan media ini, Kamis (4/9).
Tak hanya itu, FPPI juga menyoroti proyek pembangunan ruas jalan Melati–Kalumata yang dikerjakan oleh CV Medina Jaya Konstruksi dengan pagu anggaran Rp4,4 miliar dari APBD Kota Ternate 2024. Proyek tersebut baru mencapai progres 50 persen, meskipun seharusnya telah rampung pada 24 Desember 2024, terhitung sejak dimulainya pekerjaan pada 10 Oktober 2024.
“Maka menurut kajian kami, terjadi kongkalikong antara Dinas PUPR dan pihak rekanan dalam hal ini CV Medina Jaya Konstruksi,” pungkasnya. (Tim)
