WEDA, FORES INDONESIA-Kecelakaan lalu lintas tunggal kembali terjadi di ruas Gemaf-Sagea, Kabupaten Halmahera Tengah, Provinsi Maluku Utara.
Peristiwa tragis tersebut merenggut nyawa seorang pengendara yang diduga kehilangan kendali akibat kondisi kendaraan tidak layak pakai, khususnya sistem pengereman yang tidak berfungsi saat melintasi turunan di wilayah Gemaf.
Korban sempat berupaya menghentikan laju kendaraan, namun gagal mengendalikan kendaraan hingga terjatuh ke dalam selokan.
Benturan keras di bagian kepala menyebabkan korban meninggal dunia di lokasi kejadian. Saat peristiwa terjadi, korban diketahui tidak menggunakan helm.
Insiden ini menambah daftar kecelakaan tunggal di Halmahera Tengah yang sebagian besar dipicu kendaraan tidak layak jalan serta kelalaian pengendara dalam menggunakan perlengkapan keselamatan.
Kondisi teknis kendaraan yang buruk, ditambah rendahnya kepatuhan terhadap aturan lalu lintas, menjadi faktor utama tingginya risiko fatalitas di jalan raya.
Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Halmahera Tengah, IPTU Masqun Abdulah, SH, M.Si, menegaskan pihaknya terus mengingatkan masyarakat agar tertib berlalu lintas.
Namun kepatuhan tersebut pada akhirnya bergantung pada kesadaran masing-masing individu.
” Keselamatan berkendara harus menjadi kebutuhan pribadi, bukan semata karena kehadiran petugas di jalan,” ujar Masqun kepada foresindonesia, Sabtu (21/02/2026).
Ia mengimbau masyarakat agar selalu mengutamakan keselamatan saat berkendara.
Banyak kecelakaan tunggal terjadi akibat kendaraan yang tidak layak digunakan serta kelalaian pengendara dalam mematuhi aturan keselamatan.
“Kesadaran untuk tertib dan berhati-hati harus tumbuh dari diri sendiri demi melindungi keselamatan diri dan orang lain,” tegasnya.
Kasat Lantas mengingatkan masyarakat untuk memeriksa kondisi kendaraan sebelum digunakan, memastikan sistem pengereman dan komponen penting berfungsi dengan baik, serta melengkapi kendaraan sesuai standar.
Pengendara juga diimbau menggunakan helm, tidak menggunakan telepon genggam saat berkendara, menjaga jarak aman, tidak melawan arus, serta melengkapi surat-surat kendaraan.
Ia turut mengajak masyarakat menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas bagi diri sendiri maupun keluarga.
“Dengan meningkatnya kesadaran dan kepatuhan terhadap aturan, angka kecelakaan serta tingkat fatalitas di jalan raya diharapkan dapat terus menurun,” tutupnya.(Tim)
