Ketimpangan Pembangunan Terkuak di Moti, Pelabuhan Tanjung Pura Dibiarkan Terbengkalai

TERNATE, FORES INDONESIA-Kondisi Pelabuhan Tanjung Pura di Kelurahan Takofi, Kecamatan Moti, kembali menjadi sorotan.

Minimnya perhatian Pemerintah Kota (Pemkot) Ternate terhadap kebutuhan infrastruktur di wilayah terluar, yakni Batang Dua, Hiri, dan Moti (BAHIM), dinilai semakin memperlihatkan ketimpangan pembangunan.

Sorotan ini disampaikan tokoh muda Moti, Mudasir Ishak. Ia menilai jembatan laut yang berada di kawasan pelabuhan tersebut sudah lama terbengkalai tanpa penanganan serius dari Pemkot Ternate.

Padahal, pelabuhan merupakan simpul penting aktivitas ekonomi masyarakat yang juga berkontribusi terhadap pendapatan daerah.

“Sejatinya pelabuhan adalah cerminan aktivitas perekonomian masyarakat yang juga berkontribusi terhadap pendapatan daerah. Mestinya ada perhatian dari pimpinan daerah, apalagi ini berkaitan dengan janji politik,” ujar Mudasir Ishak kepada media ini, Selasa (27/01/2026).

Bung Dace, sapaan akrabnya yang juga aktivis GMNI, mengaku kecewa terhadap sejumlah kebijakan pembangunan yang dinilai masih terpusat di wilayah Kota Ternate.

Ia mencontohkan program INPRES Jalan Daerah (IJD) dari kementerian yang pelaksanaannya lebih banyak menyasar kawasan perkotaan, sementara kecamatan terluar justru sangat membutuhkan sentuhan pembangunan.

“Kami khawatir sejumlah infrastruktur tidak akan terlaksana hingga akhir periode pemerintahan. Jangan sampai ini hanya terkesan sebagai pemberi harapan palsu dan sebatas omon-omon,” tegasnya.

Ia juga menyoroti peran Dinas Perhubungan Kota Ternate sebagai organisasi perangkat daerah (OPD) teknis yang dinilai harus lebih proaktif menghadirkan pelayanan infrastruktur transportasi laut bagi masyarakat Moti.

“Dinas Perhubungan seharusnya tidak ragu hadir sebagai implementasi pelayanan masyarakat, karena ini menyangkut perputaran ekonomi warga. Moti juga memiliki hak yang sama dalam pemerataan pembangunan,” pungkasnya. (Tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *