Komitmen Berkelanjutan, Harita Nickel Terima Penghargaan Subroto 2025 dari Kementerian ESDM

Jakarta, Fores Indonesia — PT Trimegah Bangun Persada Tbk (Harita Nickel) kembali mencatat prestasi nasional dengan meraih Penghargaan Subroto 2025 dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Republik Indonesia. Perusahaan yang beroperasi di Pulau Obi, Kabupaten Halmahera Selatan, Maluku Utara, ini berhasil memenangkan penghargaan dalam kategori Perusahaan Berbangsa atas komitmen dan kontribusinya dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan kesehatan masyarakat sekitar wilayah operasional.

Penghargaan Subroto merupakan ajang bergengsi tahunan yang diselenggarakan oleh Kementerian ESDM untuk memberikan apresiasi kepada pelaku usaha di sektor energi dan sumber daya mineral yang berperan aktif dalam mendukung pembangunan berkelanjutan.

Direktur Jenderal Mineral dan Batubara Kementerian ESDM, dalam sambutannya, menyatakan bahwa penghargaan ini menjadi bentuk pengakuan atas kontribusi sosial perusahaan yang berdampak langsung bagi masyarakat.

“Kami mengharapkan perusahaan di sektor minerba tidak hanya berfokus pada efisiensi bisnis, tetapi juga mampu memberikan dampak sosial dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat di sekitar operasionalnya,” ujarnya.

Melalui anak perusahaannya, Halmahera Persada Lygend (HPL) dan Halmahera Jaya Feronikel (HJF), Harita Nickel menjalankan berbagai program berkelanjutan di bidang pendidikan dan kesehatan.

Di sektor pendidikan, perusahaan menyediakan program beasiswa bagi siswa berprestasi dari tingkat sekolah hingga perguruan tinggi, serta melakukan pembangunan dan rehabilitasi fasilitas pendidikan untuk menciptakan lingkungan belajar yang lebih layak.

Sementara di bidang kesehatan, Harita Nickel mempelopori pembangunan dan pengoperasian Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pulau Obi, yang kini menjadi pusat layanan kesehatan utama bagi masyarakat di kawasan tersebut. Sebelumnya, warga Pulau Obi harus menempuh perjalanan laut berjam-jam untuk mendapatkan layanan medis memadai.

Direktur Harita Nickel, [Nama Direktur], menyampaikan bahwa penghargaan tersebut menjadi dorongan bagi perusahaan untuk terus berinovasi dalam pemberdayaan masyarakat.

“Penghargaan Subroto ini bukan hanya bentuk pengakuan, tetapi juga tanggung jawab bagi kami untuk terus menciptakan program-program sosial yang berkelanjutan dan berdampak positif bagi masyarakat,” ujarnya.

Berdasarkan laporan tanggung jawab sosial Harita Nickel, hingga tahun 2024 perusahaan telah membina lebih dari 65 pemasok lokal, membentuk 26 kelompok tani, dan menciptakan lebih dari 700 lapangan kerja baru di Pulau Obi. Total nilai transaksi dengan pemasok lokal mencapai lebih dari Rp150 miliar per tahun, menunjukkan dampak ekonomi yang signifikan bagi masyarakat setempat.

Selain fokus pada pendidikan dan kesehatan, Harita Nickel juga menjalankan program berbasis lima pilar utama, yaitu pendidikan dan pengembangan SDM, kesehatan dan kesejahteraan masyarakat, pemberdayaan ekonomi lokal, pelestarian lingkungan, dan penguatan infrastruktur sosial.

Dengan diraihnya Penghargaan Subroto 2025, Harita Nickel menegaskan posisinya sebagai perusahaan tambang nikel nasional yang tidak hanya berorientasi pada kinerja industri, tetapi juga berkomitmen terhadap pembangunan manusia dan peningkatan kualitas hidup masyarakat di wilayah operasinya. (FI/Tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *