MALUT, FORES INDONESIA-Tanah longsor kembali melanda ruas jalan nasional di Maluku Utara, tepatnya di kilometer 8 jalur Payahe–Weda, Senin (22/9) dini hari.
Informasi ini pertama kali disampaikan oleh salah satu sopir lintas Bacan–Weda–Sofifi, Rampon (38), sekitar pukul 04.00 WITA. Menurutnya, material longsor berupa tanah dan pohon tumbang menutup sebagian badan jalan sehingga kendaraan bertonase besar tidak dapat melintas.
“Truk-truk dan mobil itu belum bisa lewat karena badan jalan belum dibersihkan,” ujarnya.
Kondisi tersebut dinilai mengganggu aktivitas masyarakat dan berpotensi menimbulkan kemacetan panjang. Rampon mendesak Satker Pelaksanaan Jalan Nasional (PJN) Wilayah Maluku Utara bersama dinas terkait di Pemprov Malut segera menurunkan alat berat untuk membersihkan jalur tersebut.
Ia menegaskan jalur Payahe–Weda merupakan akses vital tanpa jalur alternatif yang bisa digunakan.
“Lalu lintas harus tetap siaga karena ini satu-satunya jalan utama penghubung antarwilayah,” tandasnya. (Tim)
