TERNATE, FORES INDONESIA-Konferensi Daerah (Konferda) Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI Perjuangan) Provinsi Maluku Utara resmi menetapkan Muhammad Sinen dan Asrul Rasyid Icshan sebagai Ketua dan Sekretaris DPD PDI Perjuangan Maluku Utara Periode 2025-2030.
Keduanya kembali dipercaya oleh Ketua Umum DPP PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, untuk memimpin struktur partai di tingkat provinsi. Setelah terpilih, struktur pengurus langsung dikukuhkan oleh Wakil Ketua DPP PDI Perjuangan, Komarudin Watubun.
Struktur dan Komposisi DPD PDI Perjuangan Maluku Utara 2025-2030
Ketua
Muhammad Sinen
Sekretaris
Asrul Rasyid Icshan
Wakil Sekretaris Bidang Internal Muhammad T. Kharie
Wakil Sekretaris Bidang Program
Wahyuni A. Fatah
Bendahara
Kuntu Daud
Wakil Bendahara
Nurul Asnawiah
Wakil Bidang Kehormatan Partai Saiful Wahid
Wakil Bidang Pemenangan Pemilu Legislatif & Eksekutif
Irfan Hasanudin
Wakil Bidang Kaderisasi
Ardiansyah Fauzi
Wakil Bidang Keanggotaan Organisasi & SDM
Nuryadin Ahmad
Wakil Bidang Politik & Reformasi Sistem Hukum Nasional
Ashari Do Yasin
Wakil Bidang Pemerintahan, Otonomi Daerah, Kebijakan Publik & Reformasi Birokrasi
Abdullah Dahlan
Wakil Bidang Perekonomian, Kebudayaan & Pendidikan
Nadya Rasyid
Wakil Bidang Penanggulangan Bencana, Kesehatan Perempuan & Anak
Diane Sumendap
Wakil Bidang Perdagangan, BUMN, Investasi, Koperasi
Sukarniati Bugis
Wakil Bidang Tenaga Kerja & Jaminan Sosial
Nyong Alkatiri
Wakil Bidang Pariwisata, Pemuda & Olahraga
Mega Safitri Awan
Wakil Bidang Keagamaan & Kepercayaan kepada Tuhan YME Akmal Mustafa
Wakil Bidang Ekonomi Kreatif & Digital
Fharisma Shitra Latupono
Wakil Bidang Pertanian, Pangan, Kehutanan, Lingkungan, Kelautan & Perikanan
Samar Ishak
Wakil Bidang Hukum & Advokasi Muhammad Naoval Adam
Dalam sambutannya, Muhammad Sinen menegaskan bahwa Konferda bukan sekadar agenda seremonial lima tahunan, melainkan momentum ideologis untuk memperkuat konsolidasi dan kesetiaan terhadap garis perjuangan partai.
“Saya percaya PDI Perjuangan Maluku Utara akan melahirkan tokoh-tokoh dan pemimpin daerah yang kuat karakternya, dekat dengan rakyat, serta memimpin dengan hati dan kebijaksanaan. Harapan para pendiri bangsa untuk mewujudkan negeri yang adil dan makmur harus terus kita perjuangkan bersama,” kata Sinen.
Ia juga mengingatkan bahwa meski survei menunjukkan PDI Perjuangan masih menjadi partai dengan elektabilitas tertinggi di Indonesia, para kader tidak boleh cepat berpuas diri.
“Semakin tinggi posisi kita, semakin besar tantangannya. Semua kader harus memperkuat hubungan dengan rakyat melalui program dan kerja nyata partai,” ujarnya.
Sementara itu, Wakil Ketua DPP PDI Perjuangan, Komarudin Watubun, menegaskan bahwa seluruh struktur partai harus segera menyelesaikan konferensi cabang hingga anak ranting menjelang Desember.
“Struktur organisasi adalah tulang punggung perjuangan partai. Konsolidasi dari tingkat bawah hingga atas sangat penting untuk menghadapi Pemilu 2029. Menang bukan hanya karena berada di pemerintahan, tetapi karena rakyat mempercayai partai ini,” tutup Komarudin.
