TERNATE, FORES INDONESIA-Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Solidaritas Pemuda Merah Putih (PMP) Maluku Utara (Malut) meminta seluruh pihak menghormati serta tidak mengintervensi proses seleksi Direktur Utama dan Dewan Pengawas (Dewas) Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Ake Gaale Kota Ternate yang saat ini tengah berlangsung.
Ketua DPD PSMP Malut, Mudasir Ishak, menegaskan bahwa tim seleksi harus diberikan ruang untuk bekerja secara profesional, objektif, dan bebas dari kepentingan politik maupun tekanan pihak mana pun.
Menurut Mudasir, Wali Kota Ternate Tauhid Soleman selaku Kuasa Pemilik Modal (KPM) memiliki kewenangan penuh serta pertimbangan matang dalam menentukan figur yang tepat untuk memimpin Perumda Ake Gaale, khususnya dalam menjawab persoalan krusial pelayanan air bersih yang kebutuhannya terus meningkat.
“Pak Wali Kota sebagai KPM memiliki otoritas penuh untuk menentukan figur terbaik tanpa intervensi dan tekanan. Kewenangan itu harus kita hormati,” ujar Mudasir yang akrab disapa Bung Dace, Senin (21/1/2026).
Ia juga menilai, para figur internal Perumda Ake Gaale yang mengikuti seleksi layak mendapat perhatian serius karena dinilai memiliki pengalaman teknis, pemahaman lapangan, serta rekam jejak dalam pengelolaan layanan air bersih.
“Figur internal memiliki pengalaman dan kecakapan lapangan yang memadai. Ini patut menjadi pertimbangan penting bagi KPM dalam menentukan pimpinan PDAM ke depan,” tegasnya.
Tokoh Muda Moti ini yang juga menjabat sebagai Ketua Harian Persatuan Alumni Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Maluku Utara menambahkan, berdasarkan pemantauan pihaknya, panitia seleksi telah bekerja secara terbuka dan transparan.
Ia berharap proses seleksi tersebut dapat melahirkan Direktur Utama dan Dewan Pengawas Perumda Ake Gaale yang profesional, berintegritas, serta mampu meningkatkan kualitas pelayanan air bersih bagi masyarakat Kota Ternate.
“Harapan kami, hasil seleksi ini benar-benar melahirkan pemimpin yang mampu membawa Perumda Ake Gaale ke arah yang lebih baik, baik dari sisi pelayanan publik maupun keberlanjutan perusahaan,” pungkasnya. (Tim)
