Strategi Kepala BP2RD Mohtar Hasyim Bawa PBB Ternate Lampaui Target

TERNATE,FORES INDONESIA-Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) Kota Ternate mencatat lonjakan signifikan sejak Mohtar Hasyim resmi memimpin Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah (BP2RD).

Selama tiga tahun terakhir, realisasi PBB Kota Ternate cenderung stagnan. Pada 2022, target sebesar Rp 6,5 miliar hanya terealisasi Rp 5,7 miliar.

Tahun 2023, meski target naik menjadi Rp 8,5 miliar, realisasi hanya mencapai Rp 7,9 miliar.

Bahkan pada 2024, realisasi justru turun menjadi Rp 7,5 miliar dari target Rp 12 miliar, meski jumlah objek pajak terus bertambah dari 46.685 menjadi lebih dari 48 ribu.

Situasi berubah drastis setelah Mohtar Hasyim memimpin BP2RD. Sejak hari pertama, ia menggerakkan penataan besar-besaran, memperbarui data wajib pajak, memutakhirkan Nilai Jual Objek Pajak (NJOP), serta menerapkan strategi penagihan yang lebih edukatif.

Tim BP2RD turun langsung ke lapangan, menyasar kelurahan dengan realisasi PBB rendah. Penagihan dilakukan dari rumah ke rumah, sekaligus memberikan edukasi tentang kewajiban pajak dan manfaatnya bagi pembangunan kota.

Inovasi pelayanan publik juga diperkenalkan, seperti Pojok Pajak di Car Free Day Taman Nukila, yang memudahkan masyarakat membayar sekaligus memahami pentingnya pajak daerah.

Kebijakan pemutihan denda hingga 31 Desember 2025 semakin mempercepat pelunasan tunggakan lama.

Hasilnya, realisasi PBB hingga akhir 2025 tercatat lebih dari 103 persen per hari ini, capaian terbaik lima tahun terakhir.

Kelurahan yang sebelumnya hanya mencapai 20-30 persen kini menembus 60-70 persen, membuktikan efektivitas strategi jemput bola di lapangan.

Lonjakan PBB memberikan efek domino bagi keuangan Kota Ternate. Pendapatan Asli Daerah (PAD) kembali kuat, memberi ruang fiskal untuk memperkuat layanan publik, infrastruktur, dan program sosial.

“Di ruang penyelesaian tunggakan pajak inilah lonjakan signifikan terjadi dalam waktu singkat,” ujar Mohtar Hasyim kepada foresindonesia, Selasa (18/11/2025).

Ia menegaskan capaian ini bukan akhir, dan BP2RD akan terus menerapkan digitalisasi data pajak, pembaruan NJOP yang lebih akurat, serta sistem pengawasan realisasi secara berkala.

Ketua DPD PSMP Maluku Utara, Mudasir Ishak, memberikan apresiasi.

“Tunggakan pajak yang bertahun-tahun tidak terselesaikan kini dieksekusi. Ini capaian luar biasa,” katanya.

Dengan strategi tepat dan kerja langsung di lapangan, Mohtar Hasyim berhasil membuka babak baru pengelolaan PBB Kota Ternate, membuktikan bahwa perubahan besar di sektor pajak bisa dicapai dalam waktu singkat.

” Untuk capaian ini nantinya akan dirilis akhir tahun ini,” tutupnya. (Tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *