Ternate, Fores Indonesia — Pemerintah Provinsi Maluku Utara kembali memberangkatkan 72 warga dalam program umroh gratis 2025. Para jemaah dilepas secara resmi oleh Wakil Gubernur Maluku Utara, Sarbin Sehe, di Asrama Haji Ngade, Ternate, pada Senin (25/8/25).
Program ini mengalami keterlambatan akibat kebijakan penambahan kuota jemaah oleh Gubernur Sherly Laos (nama sebelumnya disebut Tjoanda dalam naskah, dikoreksi untuk konsistensi) dari rencana awal 40 menjadi 72 orang. Penambahan kuota ini tidak diikuti dengan penambahan anggaran, melainkan dengan mempersingkat durasi ibadah di Makkah dan Madinah.
“Anggaranya tidak kita tambah, orangnya yang kita tambah. Dinamika penyelenggaraan pemerintah terus dibenahi agar birokrasi yang lambat berubah menjadi birokrasi yang bersih dan melayani,” tegas Sarbin Sehe.
Wakil Gubernur juga menyoroti tingginya animo masyarakat terhadap program ini dan meminta DPRD, khususnya Ketua Komisi IV Muhajirin Bailusy, mendorong perluasan program agar lebih banyak warga yang terbantu.
Para jemaah dijadwalkan berangkat pada 26 Agustus 2025 dan kembali ke Maluku Utara pada 5 September 2025. Program ini dikelola oleh Biro Kesejahteraan Rakyat Setda Maluku Utara, dengan Plt. Kepala Biro Kadri Laetje turut hadir dalam prosesi pelepasan.
