Ternate – Sekolah Sepak Bola (SSB) Mentari Timur terus memperkuat sistem pembinaan internal guna menciptakan akademi sepak bola usia dini yang lebih terstruktur dan kompetitif. Upaya tersebut ditandai melalui meeting bersama yang dipimpin Ketua SSB Mentari Timur, Rajak Idrus, bersama delapan coach Mentari Timur di Ternate, Rabu (20/5/2026).
Pertemuan itu tidak hanya membahas program latihan rutin, tetapi juga menyatukan visi seluruh pelatih dalam membangun pola pembinaan pemain muda yang konsisten dan berkelanjutan.
Rajak Idrus mengatakan, kekuatan utama sebuah akademi sepak bola terletak pada kesamaan visi para pelatih dalam mendidik dan membina pemain sejak usia dini.
Menurutnya, seluruh coach harus memiliki metode dan pendekatan yang sejalan agar perkembangan pemain berjalan lebih maksimal di setiap kelompok umur.
“Kalau visi pelatih sama, maka pembinaan anak-anak juga akan lebih terarah. Jadi bukan hanya melatih teknik, tetapi bagaimana membangun karakter, disiplin, dan mental pemain,” ujarnya.
Saat ini, SSB Mentari Timur memiliki 197 peserta aktif usia 8 hingga 15 tahun yang rutin mengikuti latihan. Jumlah tersebut menjadi tantangan sekaligus motivasi bagi para pelatih untuk terus meningkatkan kualitas pembinaan.
Dalam meeting tersebut, para coach turut membahas pola latihan modern, evaluasi perkembangan pemain, peningkatan kualitas fisik dan teknik dasar, hingga sistem komunikasi antara pelatih dan orang tua siswa.
SSB Mentari Timur juga mulai menata konsep akademi yang lebih profesional dengan pembagian program latihan berdasarkan kategori usia agar setiap pemain mendapatkan materi latihan yang sesuai dengan tahap perkembangannya.
Suasana diskusi berlangsung aktif dan penuh semangat. Delapan coach Mentari Timur saling memberikan masukan demi menciptakan lingkungan latihan yang lebih positif, kompetitif, dan nyaman bagi para pemain muda.
Rajak Idrus berharap, melalui penguatan internal tersebut, SSB Mentari Timur dapat terus berkembang menjadi salah satu pusat pembinaan sepak bola usia dini yang konsisten melahirkan talenta muda berbakat dari Maluku Utara.
“Target kami bukan hanya prestasi jangka pendek, tetapi membangun fondasi akademi yang kuat untuk masa depan anak-anak,” tutupnya. (Tim/FI)
