Masdar Mansur Klarifikasi Unggahan Kontroversial di Facebook: Bukan Tulisannya, Tapi Calon Istri

FORES INDONESIA,TERNATE-Anggota DPRD Halmahera Selatan, Masdar Mansur, akhirnya buka suara terkait unggahan di akun Facebook-nya yang sempat bikin ramai. Dalam unggahan itu, ada kalimat yang menyebut “Yang Mau Bubarkan itu Orang GOBLOK (K-nya 10)”, yang memicu reaksi beragam dari masyarakat.

Masdar menjelaskan bahwa tulisan tersebut bukan berasal dari dirinya langsung, melainkan dari calon istrinya, Ichy Amahoru, yang saat itu menggunakan akun Facebook miliknya.

“Saya ingin luruskan. Tulisan itu bukan saya yang buat. Saat itu akun saya dipegang oleh calon istri saya, Ichy. Jadi saya mohon jangan disalahpahami,” ujar Masdar dengan tenang dalam konferensi pers yang digelar pada, Rabu (04/9).

Ichy Amahoru yang hadir mendampingi, mengakui bahwa ia yang menulis unggahan tersebut. Ia menjelaskan bahwa pernyataan itu muncul sebagai respons pribadinya terhadap wacana pembubaran DPR yang menurutnya tidak masuk akal secara konstitusi.

“Saya terbawa emosi, dan saya akui itu keliru. Saya tidak bermaksud menyinggung siapa pun, apalagi sampai membawa-bawa partai atau lembaga,” ujar Ichy.

Ia juga menyampaikan permintaan maaf secara terbuka kepada masyarakat Halmahera Selatan, khususnya kepada rekan-rekan DPRD dan Fraksi PDI Perjuangan yang merasa tersinggung.

“Unggahan itu saya buat dua minggu lalu, bahkan sebelum aksi demo tanggal 25–29 Agustus. Setelah sadar kurang pantas, saya langsung hapus,” tambahnya.

Masdar pun menegaskan komitmennya untuk tetap menjaga etika sebagai wakil rakyat, termasuk dalam penggunaan media sosial.

” Kejadian ini jadi pembelajaran penting bagi saya dan calon istri. Kami mohon maaf atas kegaduhan yang timbul, dan mari kita ambil hikmahnya agar ke depan kita semua bisa lebih bijak,” pungkasnya.

Suasana konferensi pers berlangsung tenang dan penuh rasa saling menghargai. Banyak pihak menilai langkah klarifikasi ini sebagai bentuk tanggung jawab moral dan kedewasaan dalam berpolitik, terutama di tengah situasi yang mudah memanas akibat media sosial. (Tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *