Puluhan Pelajar dan Pemuda Geruduk Kantor Kecamatan Malifut, Ada Apa?

MALIFUT, FORES INDONESIA- Puluhan pelajar, pemuda, dan mahasiswa yang tergabung dalam Solidaritas Pelajar, Pemuda, dan Mahasiswa Malifut menggelar aksi demonstrasi di Kantor Kecamatan Malifut, Kabupaten Halmahera Utara, pada Jumat (27/3/2026).

Aksi tersebut dipicu oleh kegelisahan terhadap sejumlah fasilitas umum yang tidak difungsikan serta buruknya pelayanan publik di wilayah itu.

Koordinator lapangan aksi, Febrianto, menyampaikan bahwa demonstrasi ini merupakan wujud kegelisahan rakyat Malifut.

“Fasilitas umum yang harusnya punya manfaat umum sampai hari ini tidak difungsikan,” ujarnya kepada para peserta aksi maupun awak media yang meliput.

Dalam orasinya, para demonstran menyoroti sejumlah persoalan mendesak. Salah satu orator aksi menyebutkan bahwa selain Rumah Bacarita, Taman Malifut, dan Terminal Malifut yang tidak aktif, kondisi Pasar Terminal Malifut juga memprihatinkan.

“Tidak ada TPS yang jelas, sehingga pedagang membuang sampah sembarangan,” tegasnya.

Tak hanya itu, akses menuju puskesmas di Kecamatan Malifut dinilai tidak layak. Menurut keterangan demonstran, jalan menuju puskesmas rusak parah dan satu unit ambulans yang mengalami kerusakan hingga saat ini tidak kunjung diperbaiki.

“Itu sangat mempersulit akses kendaraan bagi masyarakat yang membutuhkan layanan kesehatan,” tambah orator tersebut.

Para peserta aksi juga menyayangkan praktik indisipliner aparatur sipil negara di lingkungan kecamatan.

Seorang orator dengan lantang menyampaikan, “Kami melihat pegawai kecamatan tidak berkantor, bahkan ada yang datang jam 10 hingga 11. Praktek indisipliner ini menggambarkan ketidakseriusan pegawai kecamatan sebagai penyambung kepentingan rakyat.” bebernya.

Mengakhiri aksi yang berlangsung tertib, massa menyampaikan tuntutan kepada pemerintah kecamatan. Berdasarkan pantauan, tuntutan yang dibacakan di antaranya mengaktifkan kembali Rumah Bacarita, Taman Malifut, Terminal Malifut, memperbaiki fasilitas puskesmas, menuntaskan masalah sampah di pasar Terminal, memperbaiki fasilitas pasar Terminal, serta mengfungsikan gedung pasar senggol.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari pihak Kecamatan Malifut terkait aksi dan tuntutan yang disampaikan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *