Pemkot Ternate Matangkan Promosi Gastronomi di Hotel Borobudur Jelang Pameran “Discover Natural Treasure”

TERNATE, FORES INDONESIA-Pemerintah Kota (Pemkot) Ternate terus mengintensifkan persiapan jelang keikutsertaan dalam pameran promosi bertajuk Discover Natural Treasure yang akan digelar di Hotel Borobudur, Jakarta.

Fokus utama kegiatan ini adalah menonjolkan produk unggulan berbasis gastronomi sebagai bagian dari penguatan citra Ternate sebagai Kota Rempah.

Langkah strategis tersebut ditandai dengan rapat koordinasi yang dipimpin oleh Sekretaris Daerah Kota Ternate, Rizal Marsaoly, di Kantor Dinas Pariwisata, Senin (30/3/2026).

Rapat yang melibatkan sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) ini bertujuan memastikan kesiapan teknis dan substansi promosi.

Rizal menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan momentum penting untuk memperkenalkan potensi unggulan Ternate, mulai dari sektor pariwisata, seni budaya, hingga kuliner khas daerah, ke pasar nasional dan internasional.

“Hari ini kita memantapkan kesiapan pameran, pertunjukan seni budaya, serta kuliner khas yang akan ditampilkan. Ini momentum penting untuk menunjukkan potensi terbaik Ternate,” ujar Rizal Marsoly.

Promosi yang berlangsung selama kurang lebih 43 hari ini merupakan hasil kerja sama antara Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) dengan manajemen Hotel Borobudur.

Selain Kota Ternate, kegiatan ini juga melibatkan Kota Tidore Kepulauan sebagai mitra promosi daerah.

Menurut Rizal, kerja sama ini tidak hanya fokus pada penjualan produk, tetapi lebih pada strategi menarik minat wisatawan agar berkunjung langsung ke Ternate.

“Target utama kita bukan penjualan, tapi bagaimana memperkenalkan Ternate agar wisatawan, khususnya mancanegara, tertarik datang langsung,” tegasnya.

Pemkot Ternate telah menyiapkan berbagai produk unggulan hasil kurasi, terutama produk berbasis rempah yang menjadi identitas daerah.

Selain itu, akan ditampilkan pula kain batik dan tenun, serta kuliner khas yang diproduksi langsung di lokasi acara melalui kolaborasi pelaku usaha lokal dengan chef hotel.

Menariknya, salah satu pelaku usaha kuliner lokal bahkan akan hadir langsung sepanjang kegiatan berlangsung untuk menjaga kualitas dan keaslian cita rasa hidangan yang disajikan.

Meski ruang pameran terbatas hanya lima booth untuk setiap kota, Pemkot memastikan setiap booth akan merepresentasikan produk terbaik yang memiliki nilai diferensiasi dan daya saing tinggi.

Selain pameran, promosi juga akan diperkuat melalui berbagai media, seperti flyer, kemasan produk, konten digital di dalam kamar hotel, hingga program podcast yang menghadirkan Wali Kota Ternate sebagai narasumber.

Rizal menambahkan, momentum ini sangat strategis mengingat Hotel Borobudur memiliki jaringan pasar internasional yang luas. Bahkan pada pembukaan kegiatan, akan digelar pesta rakyat yang menampilkan pertunjukan dari Ternate dan Tidore, serta dihadiri tamu hotel, media nasional, hingga influencer.

“Kegiatan ini sangat positif karena tidak membebani anggaran daerah, namun dampak promosinya sangat besar. Ini harus kita optimalkan,” pungkasnya.

Pemkot Ternate juga mengaitkan kegiatan ini sebagai bagian dari strategi awal menyambut agenda nasional Jaringan Kota Pusaka Indonesia (JKPI) yang akan digelar di Ternate pada Agustus mendatang. (Tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *