TERNATE, FORES INDONESIA-Pemerintah Kota (Pemkot) Ternate memperkuat sinergi pengelolaan perpajakan melalui pertemuan strategis bersama Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama, Rabu (29/4/2026).
Pertemuan tersebut dipimpin langsung oleh Wali Kota Ternate, M. Tauhid Soleman, didampingi Kepala Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah (BP2RD) Kota Ternate, Mochtar Hasim.
Agenda utama pertemuan difokuskan pada peningkatan kepatuhan pelaporan SPT Tahunan bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) dan PPPK, sekaligus optimalisasi potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Wali Kota Ternate, M. Tauhid Soleman, menegaskan bahwa ASN dan PPPK harus menjadi garda terdepan dalam kepatuhan pajak.
Menurutnya, pelaporan SPT Tahunan bukan sekadar kewajiban administratif, tetapi juga bentuk kontribusi nyata terhadap pembangunan daerah.
“ASN dan PPPK harus menjadi contoh dalam kepatuhan pajak. Ini bukan sekadar kewajiban administratif, tetapi wujud tanggung jawab kita dalam mendukung pembangunan daerah,” ujar Tauhid.
Ia juga menekankan pentingnya penguatan koordinasi antara pemerintah daerah dan KPP Pratama, khususnya dalam pertukaran data perpajakan guna menggali potensi pajak secara optimal.
“Kami ingin memperkuat koordinasi dengan KPP Pratama agar potensi pajak dapat tergali maksimal dan berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala BP2RD Kota Ternate, Mochtar Hasim, menyebut kolaborasi ini sebagai langkah strategis dalam mendorong peningkatan PAD.
Ia menyoroti pentingnya optimalisasi Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) serta integrasi data perpajakan.
“Kolaborasi ini merupakan langkah strategis untuk meningkatkan PAD, terutama melalui optimalisasi PBB dan integrasi data perpajakan. Dengan data yang terintegrasi, potensi pajak bisa dipetakan lebih akurat,” jelas Mochtar.
Di sisi lain, pihak KPP Pratama memaparkan mekanisme pelaporan SPT Tahunan serta berbagai upaya peningkatan kepatuhan wajib pajak melalui edukasi dan penyediaan layanan yang lebih mudah serta transparan.
“Kami terus mendorong kepatuhan wajib pajak melalui edukasi yang masif serta layanan pelaporan SPT yang lebih mudah, cepat, dan transparan,” ungkap perwakilan KPP Pratama.
Selain itu, pertemuan juga membahas skema bagi hasil pajak pusat ke daerah yang menjadi salah satu sumber penting pembiayaan pembangunan di Kota Ternate.
Melalui sinergi ini, Pemkot Ternate dan KPP Pratama berharap dapat membangun sistem perpajakan yang lebih akuntabel dan transparan, sekaligus meningkatkan penerimaan daerah demi kesejahteraan masyarakat. (Tim)
