Lantik Dewan Hakim MTQ XXXI, Wali Kota Ternate Tekankan Penilaian Profesional dan Objektif

TERNATE, FORES INDONESIA-Komposisi Wali Kota Ternate, M. Tauhid Soleman, resmi melantik Dewan Hakim Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) XXXI Tingkat Kota Ternate Tahun 2026 yang akan bertugas melakukan penilaian seluruh cabang lomba selama pelaksanaan MTQ yang berlangsung pada 8 hingga 13 Juni 2026.

Pelantikan tersebut berdasarkan Keputusan Wali Kota Ternate Nomor 112/I.2/KT/2026 tentang Penetapan Dewan Hakim Musabaqah Tilawatil Quran ke-31 Tingkat Kota Ternate Tahun 2026.

Dalam keputusan tersebut, Dewan Hakim memiliki tugas melaksanakan penilaian, memilih, serta menetapkan peserta terbaik pertama, kedua, ketiga dan harapan satu pada seluruh cabang yang diperlombakan dalam MTQ XXXI Tingkat Kota Ternate.

Susunan Dewan Hakim dipimpin oleh Drs. H. Mujais Walanda, MM sebagai Ketua Dewan Hakim dan Iqbal Astagaf, S.Sos sebagai sekretaris.

Sementara hakim anggota terdiri dari H. Lukman Hatari, S.Ag., M.Pd.I, Dr. Fahima Abdulgani, MA, Hj. Marnun Lajau, S.Pd.I, Mahmud Husein, S.IP., M.I.Pol, H. Sabtu Divinubun, S.Ag, Alam Abdullah, A.MPd, Januar Abbas, Fatma Salasa, S.Ag, Jaria Pinang, S.Ag., M.Pd, serta Idawati Yoba, S.Ag.

Adapun panitera MTQ dipercayakan kepada Ati Wali, SH dan Amria Manila, sementara Dewan Pengawas terdiri dari Ketua dan Sekretaris LPTQ Kota Ternate.

Dalam sambutannya, Wali Kota Tauhid Soleman menegaskan bahwa tugas dewan hakim merupakan amanah besar karena menentukan kualitas dan kredibilitas pelaksanaan MTQ sekaligus melahirkan peserta terbaik yang akan mewakili Kota Ternate pada MTQ Tingkat Provinsi Maluku Utara.

“Saya mengucapkan selamat menjalankan amanah kepada para dewan hakim yang baru dilantik. Tugas yang diemban merupakan tanggung jawab yang besar karena menentukan kualitas dan kredibilitas penyelenggaraan MTQ,” kata Tauhid Soleman. Senin (8/6/2026)

Ia berharap seluruh dewan hakim dapat menjalankan tugas secara profesional, objektif, jujur, adil, dan berintegritas tinggi sehingga hasil penilaian yang diberikan benar-benar mencerminkan kemampuan peserta yang sesungguhnya.

Menurut Tauhid, meskipun pelaksanaan MTQ tahun ini berlangsung dalam kondisi yang sederhana dan sedikit terlambat dari jadwal biasanya, kualitas pelaksanaan dan penilaian harus tetap terjaga. Sebab, peserta terbaik hasil seleksi akan menjadi duta Kota Ternate pada MTQ Tingkat Provinsi Maluku Utara.

“Minimal meskipun kita agak terlambat melaksanakan MTQ, saya yakin pasti ada saja bintang-bintang terbaik yang tertinggal. Insya Allah bisa menjadi juara di tingkat Provinsi Maluku Utara,” ujarnya.

Tauhid mengakui tantangan terbesar saat ini adalah mempersiapkan peserta agar mampu bersaing, baik pada tingkat kota maupun provinsi. Namun demikian, ia optimistis Ternate mampu mempertahankan tradisi prestasi yang selama ini diraih dalam ajang MTQ maupun STQ di Maluku Utara.

“Saya yakin bahwa dalam setiap pengalaman pelaksanaan MTQ dan STQ di Provinsi Maluku Utara, Ternate selalu menjadi yang terbaik. Insya Allah kita berdoa seperti itu,” katanya.

Sementara itu, panitia melaporkan jumlah peserta MTQ XXXI Tingkat Kota Ternate tahun 2026 sebanyak 145 peserta yang berasal dari tujuh kecamatan.

Rinciannya, Kecamatan Ternate Utara mengirimkan 24 peserta, Ternate Tengah 29 peserta, Ternate Selatan 24 peserta, Ternate Barat 20 peserta, Pulau Ternate 20 peserta, Pulau Moti 13 peserta, dan Pulau Hiri 15 peserta.

Adapun cabang yang diperlombakan meliputi Tilawatil Quran, Hifzhil Quran, dan Khattil Quran (seni kaligrafi) dengan berbagai kategori dan golongan peserta.

MTQ XXXI Tingkat Kota Ternate dijadwalkan berlangsung selama enam hari, mulai 8 hingga 13 Juni 2026, di Kantor Wali Kota Ternate sebagai ajang seleksi untuk menentukan kafilah terbaik yang akan membawa nama Kota Ternate pada MTQ Tingkat Provinsi Maluku Utara.(Tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *